Menurunkan Berat Badan Saat Puasa

Badan yang sehat tidak selalu sama antar orang, karena beda orang tentu berbeda pola hidupnya. Sehingga tidak bisa dipukul telak sama semua. Unsur hormon adalah faktor yang mengakibatkan perbedaan dalam mencapai berat badan ideal.

Ketika menghadapi bulan puasa, seringkali kita mengharapkan akan turun berat badan kita. Fenomena ini karena banyak diantara kita yang menggagap benar, padahal apa betul demikian? Jangan-jangan tidak?

Faktanya di bulan puasa banyak yang malah naik berat badannya? Hah, ini beneran lo. Bulan puasa banyak yang saat buka puasa tidak terkendali asupan yang dikonsumsi. Selain itu menu yang dimakan juga lebih banyak mengandung lemak. Fakta ini beneran nyata lo, simak tulisan dibawah deh.

turun berat badan saat puasa

Penyebab Puasa Malah Naik Berat Badannya Bukannya Turun

Puasa mengajarkan kita untuk saling merasakan dan berupaya menjadi seolah-olah orang yang tidak mampu. Hal ini akan meningkatkan kepedulian sosial, kepekaan, rasa kasih sayang, tepo seliro, gotong royong dan kerjasama.

Akan tetapi banyak orang yang ketika buka puasa sifat tamak dan rakus menggurita. Hal ini terlihat ketika belanja saat ngbuburit, apa aja dibeli, sehingga bukannya mengajarkan hemat, malah super boros. Tentu kita sama sama prihatin.

Setelah adzan maghrib berkumandang, hal ini lebih parah lagi. Pemandangan sebagian dari kita makan berlebihan seperti orang kalap pun terlihat terang benderang. Hasilanya hikmah puasa yang diajarkan agama kita, hilang musnah.

Padahal puasa mengajarkan kita kesabaran, saling mengasihi dan penuh dengan rasa saling perhatian. Sudah sepantasnya kita untuk kembali ke ajaran Islam yang kaffah. Meniti jalan menuju ibadah yang benar.

Artikel selanjutnya kami akan bahas tema yang lebih menarik lagi, inti dari tulisan kami ya disini. Kita akan bahas strategi jitu agar selepas puasa saat Iedul Fitri kelak, kita mendapatkan hari yang suci selain itu kita pun mendapatkan bonus yang menggembirankan, langsing. Simak tulisan berikutnya ya.

menurunkan berat badan dengan puasa

Strategi Jitu Menurunkan Berat Badan Saat Puasa

1. Salah Kaprah Iklan Minuman Manis

Di dalam iklan saat puasa, ada banyak sekali statement salah kaprah berbuka dengan yang manis. Apa ini benar? Ahli mana yang berpendapat demikian? Atau dasar dari agama islam yang mana? Apa ada dalil nash dari Al Qur’an dan Hadist? Apa shahih? Ulama mana yang mendukung?

Jawabannya ternyata adalah kesimpulan yang kurang tepat akan mengkonsumsi buah kurma yang diperintahkan oleh Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassalam. Dimana diperintah kita untuk berbuka dengan buah kurma, yang memiliki sifat manis.

Apa hubungannya dengan sirup? Memang zaman nabi ada sirup? Terus adalagi tentang kolak, minuman manis ini juga sangat terkenal saat ramadhan. Hal ini juga gak match dengan buah kurma ya. Korelasinya terlalu jauh.

Seandainya buah kurma sudah tidak ada, gak bisa didapat. Mahal, atau langka. Mungkin agak relevan, tapi bukankah hadistnya memerintahkan kurma, dan buah kurma juga mudah kita dapatkan. Sehingga menghubunkan dengan minuman manis tentu bukan pilihan yang bijak.

Buah kurma manis, manfaatnya bagus untuk pembatal puasa pertama kali. Adapun minuman manis, tidak begitu bagus kalo dikonsumsi berlebihan, apalagi dikonsumsi setiap hari. Berbeda dengan buah kurma yang memang sangat baik untuk energi tubuh setelah puasa.

Minuman manis membuat badan cepat kenyang, tapi energi kita tidak begitu banyak diperoleh. Berbeda dengan buah manis seperti kurma, karena padat glukosa di dalamnya memiliki khasiat bagus untuk tubuh yang lama kosong tidak terisi.

Sifat buah kurma dan minuman manis ternyata memiliki perbedaan yang signifikan, untuk menurunkan berat badan jangan sering sering minum minuman manis ya.

2. Konsumsi Protein yang Rendah Lemak

Protein adalah sumber energi yang bagus setelah lapar seharian, begitu masuk ke tubuh makan badan akan segar dan tidak lemas lagi. Tetapi ada kekeliruan kita jika ingin menjalani diet di bulan ramadan. Apa itu?

Pilihlah protein yang rendah lemak, karena lemak dalam protein tidak begitu menghasilkan energi tapi hanya membuat perut buncit serta malah menambah berat badan. Nutrisi di dalamnya tidak dipakai untuk metabolisme tubuh, tetapi hanya ditimbuh dalam tubuh saja.

Protein rendah lemak ini terdapat pada jenis protein nabati, telor, daging tanpa lemak, ayam dada, ikan. Sedangkan protein yang banyak lemak ada pada daging sapi, kulit ayam, telur puyuh, cumi cumi, udang. Hindari atau kurangi protein berlemak tinggi ini jika ingin tubuh kurus.

Tidak hanya saat berbuka, protein rendah lemak ini sangat penting kita santap ketika sahur. Karena sifatnya yang menyimpan energi, sehingga bagus sekali membuat badan tetap fit meskipun sedang lapar. Sehingga cocok dikonsumsi saat makan sahur.

3. Perbanyak Makan Sayur sayuran dan Buah buahan

Sayur mayur dan buah buahan memiliki karbohidrat lo, kita tentu tahu karbohidrat bagus untuk tubuh agar bisa merasa kenyang. Hal ini menyebabkan kita kuat, tidak mudah lemas untuk melanjutkan ibadah puasa esok harinya.

Dengan mengkonsumi sayur dan buah, badan akan mudah mencerna makanan, sehingga sistem sirkulasi makanan dalam pencernaan lancar, tidak cepat ditimbuh tubuh yang mengakibatkan badan jadi gendut dan gelambir di perut.

Buah dan sayuran juga terkanal sebagai makanan yang bergizi tinggi. Jika anda tidak begitu suka dengan citarasanya, anda bisa mencari resep resep dan mengganti menu hidangan setiap hari, agar tidak mudah bosan. Ini adalah trik supaya selera kita naik dengan jenis buah dan sayur.

cara cepat menurunkan berat badan saat puasa

4. Minum Air putih 8 gelas sehari

Sebuah karya ilmiah Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism mengungkapkan bahwa minum air putih bisa meningkatkan metabolisme sampai 30%. Hal ini bisa kita siasati dengan strategi sebagai berikut.

5 gelas kita minum saat sebelum tidur. Pas batal puasa adzan maghrib 1 gelas, sehabis makan besar biasanya sehabis sholat maghrib sampai mau sholat isya’ minum 2 gelas. Lalu setelah pulang trawih 1 gelas, dan sebelum tidur 1 gelas.

3 gelas lagi saat sahur, triknya bisa 1 gelas pas bangun tidur, 1/2 gelas pas mau sahur dan 1 gelas selesai makan sahur. Terakhir, menjelang sholat subuh, minum 1/2 gelas lagi.

5. Tidur yang Cukup Malam dan Siang Hari

Tidur sangat bagus untuk rehat tubuh dari aktivitas dikala puasa, selain malam hari kita juga mesti menyempatkan untuk tidur siang, agar badan bisa istirahat sejenak. Kita tahu tidurnya orang puasa adalah ibadah, saat istirahat kerja biasanya buat makan siang, kita bisa tidur lebih lama

6. Olahraga Ringan Secara Teratur

Bukan berarti puasa kita gak olah raga ya, kalau mau turun berat badan ini adalah aktivitas yang dianjurkan. Tetapi kita mesti memilih waktu dan cara olahraga yang benar, akan tidak dehidrasi atau kehausan.

Yang pertama masalah waktu, kita bisa berolahraga di malam hari ketika sedang tidak puasa, pilih yang membuat tubuh kita berkeringat agar lemak ikut keluar. Di kala puasa masih boleh olahraga, tapi pilihlah yang ringan saja.

Misalnya jalan ditempat, treadmill dan jogging. Lakukan sesaat setelah sahur atau menjelang buka puasa saja. Anda bisa memilih intensitas rendah yaitu, maksimal selama 30 menit per hari saja.

7. Atur Porsi Makan saat Puasa

Saat buka puasa Anda bisa menyantap 400-500 kkal. Lalu salat Tarawih, Anda bisa makan dengan total 500-600 kkal. Kemudian ketika makan sahur santap menu makanan dengan porsi total 600 kkal.

Cara ini jika dilakukan bisa menurunkan berat badan sebesar 5 kg saat puasa. Bahkn sangat bisa, yuk praktekkan dan tetap semangat ya.